
Tondano, Majalah Hukum Nasional. Bursa calon ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulawesi Utara, seperti yang di bicarakan dikalangan petani nelayan Sulawesi Utara, dari 6 calon yang digadang gadang, nama Ramoy Markus Luntungan (RML) adalah sosok yang dekat dengat Petani Nelayan, sehingga diprediksi sangat tepat menahkodai organisasi Petani terbesar di Indonesia ini, khususnya KTNA di Propinsi Sulawesi Utara. Sejak terbentuknya Panitia Rempar KTNA untuk memilih Pengurus KTNA Masa Bhakti 2025-2030, dikalangan Petani nelayan sibuk gemas mengidiolakan jagoannya.
Ramoy Markus Luntungan, saat ini pada organisasi petani adalah Ketua Asosiasi Petani kelapa Sulawesi Utara (APEKSU), yang konsisten memperjuangankan nasib petani di sulawesi utara khsusunya petani kelapa yang boleh menikmati hasil buah kelapanya saat ini. Yoldi Kaat salah satu petani handal, sekretaris KTNA Minahasa Selatan mengungkapkan: “Sebagai petani saya sungguh bangga pada Bapak RML, selama menjadi bupati Minahasa Selatan, beliau sangat sangat peduli dengan Petani dan Nelayan khsusunya KTNA di masa beliau menjabat, kami dan teman – teman KTNA sebagai saksi. Beliau selalu berada didepan kalau bicara nasib petani. Banyak program KTNA baik ditingkat kabupaten, propinsi dan Nasional banyak beliau bantu, maka saya berharap RML dapat memipin KTNA untuk masa bhakti 2025-2030. Dan beliau tidak pernah lupa dengan petani petani hingga saat ini, kami ada komunikasi terus” Tegasnya.

Harapan dan kerinduan para petani dan Nelayan di Sulawesi Utara kepada Bapak Ramoy Markus Luntungan setelah bursa bacalon Ketua KTNA bergelinding hingga akhirnya mendapatkan 6 calon bakal calon, nama beliau disebut sebut paling cocok untuk memimpin organisasi petani nelayan di sulawesi utara bumi nyiur melambai. Maka dengan gamblang RML mereponsnya bahwa beliau sangat menghargai kehendak usulan dari KTNA, namun tidak bersedia dan merekomendasikan kepada Bapak Arly Dondokambey yang sudah menghadap ke Bapak Gubernur. Beliua mengatakan agar hal ini mohon dapat diexpose.
Agus Mawu, Wakil Sekertaris Kontak Tani Nelaysn Andalan KTNA Masa Bhakti 2018-2023, penuh semangat menegaskan bahwa: “so jelas RML tetap the best, dan siap mendukung Rembug Paripurna KTNA Sulut sesuai mekanisme, RML adalah bapak petani Sulut”

Respon baik dari Bakal Calon Ketua KTNA Bapak RML, tentu harus ditindak lanjuti dengan positif dari pihak Bapak Arly Dondokambey untuk segera dapat bekerja keras, merangkul semua pemilik hak suara dari 15 kabupaten kota dan 2 suara dari ketua demisioner serta satu suara dari KTNA Nasional, sehingga dapat menang dalam pemilihan Ketua KTNA Sulawesi Utara Tahun 2025, masa bhakti 2025-2030, sebab bukan rekomendasi yang menentukan tapi hasil akhir dengan mekanisme sebagaimana termaktub dalam rancangan Tatatertib Rempar nanti.

