Oknum POLISI Polres KapuasTEMPELENG & SERET ISTRI REKAN RAJA GUNUNG SAMPAI KEGUGURAN


Ketua Aliansi Dayak Bersatu (ADB) Kalteng MEGAWATI Mengutuk Keras tindakan penganiayaan terhadap istri rekan Raja Gunung yang sedang hamil oleh anggota Polres Kapuas ketika membubarkan aksi klem lahan oleh Raja Gunung di jalan Hauling PT Asmin Bara Baronang.
Istri Sing’an yang bernama Uun Wulandari ditempeleng sampai terjatuh, kemudian diseret sampai pendarahan langsung.
Padahal Wulandari tidak ikut aksi tersebut dan tinggal di pondok karena sakit dan hamil.
Megawati menuntut agar kasus ini diproses karena merupakan tindak pidana berat yang menyebabkan matinya bayi dalam kandungan.
Wulandari dalam keadaan pendarahan diborgol oleh polisi, kemudian karena sakit akhirnya dirawat di RS Bhayangkara Palangkaraya.
“Ini melanggar HAM dan UU Perlindungan Perempuan sehingga oknum tersebut harus diproses hukum secara pidana”, ujar Megawati.
Ini juga merupakan tindakan pelecehan, penistaan terhadap wanita Dayak yang harus mendapat Sanksi Adat yang berat, ujar Megawati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *