ASTAGA…13 PERANGKAT DESA TEEP DI BERHENTIKAN DIAM-DIAM OLEH HUKUM TUA (KEPALA DESA)

Uncategorized878 views

06-Juli-2021. Team investigasi MHN Turun melakukan investigasi di desa teep,terkait laporan masyarakat tentang pemecatan yang di lakukan Hukum Tua(Kepala desa) Mersita Paula Rumokoy, SIP. Team mendapati benar adanya laporan tersebut.

Total 13 perangkat desa yang di berhentikan oleh Hukum Tua secara diam-diam,dari keterangan 13 perangkat desa tersebut Hukum Tua melakukan pemecatan tanpa memberitahukan alasan pemecatan dan siltap 4 bulan mereka sampai saat ini belum di berikan oleh Hukum Tua.

Mereka yang terdampak pemecatan bertanya-tanya apa kesalahan mereka sehingga di pecat? Kalaupun ada kesalahan/pelanggaran yang mereka lakukan kenapa tidak ada SP1,SP2 dan SP3 yang harusnya di berikan kepada mereka sebelum tindakan pemecatan di lakukan.

“Torang nintau apa torang pesalah kage-kage so dapa pecat tambah leh itu torang pe siltap 4bulan nyanda ada torang dapa” ujar mereka

Hal itu melanggar ketentuan Undang-Undang Desa Nomor 6Tahun 2014 dan Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 atau yang diubah menjadi Permendagri Nomor 67 Tahun 2017. Karena tindakan yang di ambil Hukum Tua tidak berlandaskan aturan tersebut.

Saat ini masyarakat kaget dengan adanya perangkat desa yang baru di kantor desa teep. Karena mekanisme penjaringan yang di lakukan berlangsung 1hari saja. Terkesan sangat buru-buru di lakukan dan tidak sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Pungkas mereka.

Team investigasi konfirmasi perihal keputusan Hukum Tua ke camat Amurang barat Sonny Makaenas, Ap.SIP, Msi. “Jadi kita so terima usulan pergantian perangkat desa dari Hukum Tua dengan alasan-alasan tertulis,kita yakin Hukum Tua bisa mempertanggung jawabkan keputusannya tersebut. terkait betul atau tidaknya laporan pelanggaran perangkat desa tersebut pihak kecamatan hanya menerima laporan saja” ujar Sonny.

Ke 13 perangkat desa yang terdampak sangat menyayangkan tindakan dari camat yang terkesan membiarkan Hukum Tua berlaku seenaknya. karena pihak kecamatan tidak pernah turun lapangan untuk mengecek keabsahan laporan Hukum Tua tersebut.

Pemecatan diam-diam ini tidak akan terjadi apabila kisah cinta terlarang Hukum Tua tidak terungkap. Ujar Salah satu perangkat desa yang terdampak…

Bersambung : Di rolling mutasi jabatan dugaan kisah cinta terlarang Hukum Tua dan perangkat desa terkuak… Team Investigasi MHN Sulut

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *