
Minsel, MHN – Dalam rangka mempererat rasa kebersamaan dan solidaritas antar Gereja, Pemerintah Desa (Pemdes) dalam hal ini Hukum Tua Desa Sapa bapak Johan Egeten, S.Pd dan Hukum Tua Desa Sapa Barat bapak Danny Mamangkey, SE membuat program ibadah (ibdh) Oikumene yang dilaksanakan secara bergilir setiap bulan yang disponsori oleh Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG).
Ibdh Oikumene yang disponsori oleh Bamag dibulan April 2026, kali ini dilaksanakan di Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Sapa Barat Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) pada Senin, (20/04-2026).
Hukum Tua Desa Sapa Barat Bapak Danny Mamangkey, SE dalam sambutannya mengungkapkan, kebangkitan Kristus memotivasi kita untuk meningkatkan tali kebersamaan.
“Dengan adanya kebangkitan Kristus mari kita lebih tingkatkan kebersamaan disetiap denominasi Gereja karena Pelangi itu berbeda tapi indah, oleh karena itu jangan hanya menjadikan simbol selogan Torang samua Basudara tapi jadikan motivasi untuk memupuk kebersamaan,” ungkap Hukum Tua Desa Sapa Barat Danny Mamangkey, SE.
Ketua Bamag Desa Sapa dan Sapa Barat Pdt. Ritha Paat, M.Th mengajak agar saling menghargai rumah orang lain termasuk menghargai rumah sendiri.
“Saya mengajak kepada kita semua untuk saling menghormati satu dengan yang lainnya saling menghargai rumah orang lain termasuk menghargai rumah kita sendiri dan menggunakan sosial media dengan positif, oleh karena itu lebih mendekatkan diri kepada Tuhan,” ajak Ketua Bamag Pdt. Ritha Paat, M.Th.
Turut hadir dalam ibdh Oikumene dimaksud yaitu Hukum Tua Desa Sapa Barat Bapak Danny Mamangkey, SE, Hukum Tua Desa Sapa Bapak Johan Egeten, S.Pd, Sekdes Sapa Bapak David Igir, Ketua Bamag selaku Ketua BPMJ GMIM Tiberias Sapa, serta pimpinan dan jemaat yang ada dimasing-masing denominasi Gereja di Desa Sapa dan Sapa Barat.
(Anky P)





