
Tondano, Majalah Hukum Nasional. Semarak Perayaan Hari Ulang Tahun Bangsa Minahasa Ke 597, tidak hanya bergema dan dilaksanakan di ruang ruang tertentu dilapangan dan di gedung gedung di kabupaten tanah minahasa, tapi juga dirayakan dalam ibadah di gereja gereja.
GMIM Siloam Tonsealama Wilayah Tondano empat dibawah pimpinan Ketua Jemaat yang juga adalah Ketua Wilayah Tondano 4 Pdt. Jein Anita Rahta Puiri, MTh, merayakan dalam suatu ibadah bersemarak budaya minahasa dimana para pelayan khusus menggenakan baju adat minahasa, khadim
dipimpin oleh Pdt. Meivi A. Sumual, STh Pendeta Jemaat setempat.
Dalam ktobahnya Pendeta mengajak: “Mengucap syukurlah terus dalam iman, sebab iman yang sejati selalu melahirkan kasih dan kasih yang sejati berasal dari Yesus Kristus Sang kepala Gereja”
Pnt. Musa Lembong, Pelayan khusus setempat menjelaskan: “Perayaan Hari Ulang Tahun Bangsa Minahasa mestinya setiap tahun dirayakan di seluruh tanah adat minahasa, di kabupaten dan kota di sulawesi utara, sebab HUT minahasa tidak hanya menunjuk pada Kabupaten.minahasa saja tetapi disemua masyarakat di tanah adat bangsa minahasa sulawesi utara”
Lebih lanjut, Pdt.Meivi A.Sumual,STh menyampaikan:”Dalam suasana ini, kita merayakan hut 597 Minahasa, mari kita bersyukur semua karna kebaikan dan anugerah Tuhan, dengan semangat mapalus kita melanjutkan
pembangunan sambil berdoa kepada Tuhan agar para pemimpin diberi terus hikmat”.
Sementara itu, Hukum Tua Desa Tonsealama Pnt. Estefanus Dimpudus, AMd, dalam sambutannya mengatakan: “Selamat merayakan HUT Minahasa dengan sukacita, masyarakat minahasa maju dalam semangat sitou timou tumou tou, dengan pekikan Tonsealama hebat dan semakin maju.”
Secara terpisah Penatua Kolom 7 Bapak Jopi Kodoati, mengatakan” Semoga dengan Perayaan HUT Bangsa Minahasa ini, gereja kita juga GMIM yang ada di semua tanah.minahasa dapat keluar dari permasalahan soal kepemimpinan yang saat ini sudah ada tiga matahari” imbuh Bapak Penatua yang juga sebagai pengantar Khadim
