PERANG DUALISME KEPEMIMPINAN KETUA SINODE AKHIRNYA PECAH.


Tondano, Majalah Hukum Nasional, Jumat 7 Vovember 2025 adalah sejarah yang tidak akan terlupakan dalam.sejarah GMIM, bahwa telah terjadi Perang Dualisme Kepemimpinan Ketua Sinode akhirnya Pecah.
Usai Deklarasi penguatan terpilihnya Pejabat Sementara (PJS) Ketua Sinode GMIM Pdt.DR Adlolof Wenas yang menggantikan Pelaksana Tugas (PLT) Pdt Yanny Rende, dalam Dialog Kasih dengan Badan Pekerja Sinode di lantai 3 Kantor Sinode GMIM yang kemudian disusul dengan surat Nomor:K.2079/PPD.VI/11.2025 tanggal 7 Nopember yang ditujukan kepada BPMJ dan BPW se GMIM yg menegaskan jabatnya dan ditandatangan sendirii oleh Pejabat Sementara, besoknya dikeluarkan digemparkan lagi dengan terbitnya surat No. K.2076/PPD.VI/11.2025, Yang di tujukan kepada semua BPMJ dan BPMW ditanda tada tangani oleh PJS Ketua.Sinode Pdt Yanny Rende, MTh dan Sekum Pdt.Dr. Tangel, MPdk.untuk dibacakan di semua aras pelayanan Jemaat dan Wilayah.
Pelaksanaan Rapat BPMS yang dihadiri oleh 12 anggota BPS telah memilih Plaksana Tugas (Plt) dari Pdt Yanny Rende kepada Pejabat Sementara (PJS) Pdt. Adolof Wenas yang ditindaklanjuti dengan.penyerahan jabatan dan tertuang dalam keputusan serta penandatangan daftar hadir yang sah.
Perang dualisme Kepemimpinan Sinode GMIM benar nyata dan dipanggungkan secara terbuka tegas dan lugas lewat surat surat yang diterbitkan oleh masing masing masing pihak.
Dibalik Jeruji besi Ketua Sionde Pdt. Hein Arina menantangani penegasan kembali lewat surat nomor: 2077.PPD./11.2025, tanggal 7 Nopember 2025 tentang penegasan pelaksana tugas sampai masa berakhirnya proses sidang selesai.
Sementara itu Pnt.Joice Worotikan,SH mengatakan bahwa: Ada indikasi untuk.menghambat tugas PLT Ketua Sinode oleh Selertaris Umum Pdt. Evert Tangel dan Wakil Sekum Pdt. Christian Luwuk untuk.memboikot pelayanan dengan tidak.menandatangani surat bersama Pejabat Sementara Ketua Sinode Pdt Dr. Adolof Wenas,”
Usai dikeluarkannya surat kedua dari Pelaksana Tugas Ketua Sinode Pdt.Yanny Rende dan Sekum Pdt Ever Tangel. Panglima Panji Yosua.Jems.Sumendap, SH, mengatakan ini dengann tegas “Sesat” .
Sementara itu Pnt Dolfi angkouw, menegaskan bahwa:” Pdt. DR. Adolof Wenas yang sebagai Pejabat Sementara tetap harus betugas dan berkantor di Kantor sinode”
Ditambahkan lagi bahwa: “Surat yang dikeluarkan oleh Pdt Yanni Rende dan Sekertaris Umum Pdt. Ever Tangel potensi.perbuatan melamggar hukum”
Secara terpisah Pnt. Revly Ngantung, pelayan Khusus wilayah Tondano Tiga.mengatakan” berilah ruang kepada.Penasehat BPMS Sinode untuk kondisi isi”
(Musa Lembong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *