
Minsel, MHN – Walau diguyur hujan, ribuan warga padati lapangan Maesa Desa Mokobang Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dalam agenda tahunan Modoinding Potato Festival (MPF) yang mengambil thema “Modoinding Membagi Berkat” pada Sabtu, (11/10-2025).
Diketahui pelaksanaan MPF ini sudah merupakan agenda tahunan dilaksanakan oleh masyarakat Kecamatan Modoinding Kabupaten Minsel yang dikenal sebagai dapur Indonesia Timur dengan hoptikulturanya.
Ketua Panitia dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini muri swadaya jemaat/masyarakat dan ditopang oleh 4 orang donatur tanpa dana hibah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel.
“Kegiatan MPF 2025 yang dilaksanakan dilapangan Maesa Desa Mokobang merupakan murni swadaya jemaat/masyarakat dan ditopang oleh 4 donatur seperti Pnt.Remaja Sinode GMIM dr. Mikaela Elsiana Paruntu, MARS (MEP) selaku Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut, Pnt. Yones Kaseger, Pnt. Don Walean, SE, Pnt. Johnly Ombeng,” kata ketua Panitia.
Ditambahkannya pula bahwa MPF 2025 ini tidak ada dana hibah dari Pemkab Minsel, namun sejujurnya panitia sangat berharap tapi ternyata jalan lurus menuju Bupati Minsel tetapi buntu.
“Perlu diketahui kegiatan MPF 2025 ini tidak ada dana hibah dari Pemkab Minsel, namun secara jujur sangat diharapkan topangan dana itu tetapi seperti kata pepatah “Jalan Lurus Menuju Bupati Minsel, ternyata Buntu” sehingga tidak ada topangan,” Tamba ketua panitia.
Gubernur Sulawesi Utara dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas (Kadis) Perkebunan Provinsi ibu Selvie Paat, S.P, M.Si memberikan apresiasi kepada masyarakat Modoinding terkait kegiatan ini.
“MPF bukan hanya sekedar pesta panen, terapi merupakan simbol ungkapan syukur kerja keras dalam potensi pada sektor holtikultura Sulut, dengan harapan festival ini akan menjadi momentum untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dengan melakukan promosi produk lokal.unggulan daerah dalam menopang program Presiden Republik Indonesia tentang Asta cita yaitu ketahanan pangan,” harap Gubernur.
Pdt. Wailan Posumah selaku penggagas MPF mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan bukti nyata bahwa berkat Tuhan melimpah.
“
MPF mau menunjukkan kepada dunia bahwa berkat Tuhan melimpah ketika masyarakat mau bersatu bergandengan tangan untuk berbagi dengan ucapan syukur,” ungkap Pdt. Wailan Posumah selaku penggagas kegiatan.
(Anky P)
