Kebutuhan BBM Petani dan Nelayan di Minsel Terbantukan Program Pemerintah dalam Rekomendasi

Minsel, MHN – Petani dan Nelayan yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) berterima kasih kepada Pemerintah yang bisa merekomendasikan dalam pengambilan BBM di SPBU yang ada di Minsel.

Diketahui pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite dengan menggunakan galon tersebut merupakan para petani dan para nelayan.

Para petani yang memiliki peralatan pertanian seperti alat pembajak sawah, alat mesin memaras, mesin sensaw yang mana alat-alat tersebut berhubungan dengan bahan bakar BBM Pertalite, sehingga kebutuhan BBM Pertalite tersebut hanya didapat di SPBU.

Namun demikian hal yang harus diperhatikan untuk mendapatkan BBM bersubsidi perlu adanya aturan yaitu terlebih dahulu petani yang bersangkutan mendapatkan rekomendasi dari dinas terkait dalam hal ini dinas Pertanian.

Tidak beda dengan para nelayan yang ada yang memiliki kapal katinting atau kapal pajeko. Justru para nelayan yang memiliki kapal pajeko membutuhkan BBM yang cukup lebih besar dan pastinya pada dinas terkait akan memberikan rekomendasi disesuaikan atas kebutuhan yang dibutuhkan.

“Kami melayani pembelian BBM bersubsidi jenis pertalite yang menggunakan galon bagi para petani dan nelayan yang menunjukan surat Rekomemdasi dari Dinas terkait. Didalam rekomendasi sudah ada batasan jumlah penyaluran BBM dalam setiap hari maupun setiap minggunya, sehingga para petugas SPBU siap melayani sesuai surat rekomendasi yang ada,” ujar Cha Malingkas

Cha Malingkas menegaskan pula bahwa pihaknya tidak sembarangan juga menyalurkan BBM bersubsidi walaupun dibarenggi dengan surat rekomendasi oleh para petani maupun nelayan

“Pembeli yang datang harus yang bersangkutan karena selain membawa rekomendasi juga yang bersangkutan memperlihatkan KTP Asli. Dilokasi SPBU mereka harus mengikuti aturan main artinya mengikuti antrian yang ada sehingga tidak menganggu pengisian BBM lainnya ke kendaraan pribadi baik roda dua, empat dan lebih,” tegas Malingkas

Sementara itu salah satu petani berasal dari Kecamatan Motoling yang memiliki Rekomendasi yang dikeluarkan dari dinas pertanian merasa terbantu akan program Pemerintah ini, yaitu mempermuda para petani mendapatkan BBM bersubsidi melalui rekomendasi dari dinas.

“Rekomendasi dikeluarkan oleh dinas ditujukan di SPBU Kapitu, karena domisili saya lebih dekat jaraknya ke SPBU Kapitu. Dengan rekomendasi ini sangat membantu saya sebagai petani. Setiap kebutuhan BBM untuk alat pertanian saya dapat bekerja atau berkativitas sehingga pengelolahan tanam menanam selalu terpenuhi, berimbas hasil panen yang bagus,” ucap, Wanly Tampanguma, warga Motoling

Pihak SPBU terkait menyadari akan hal pemandangan yang terjadi dilokasi SPBU yaitu pembelian BBM dengan galon yang bersamaan sehingga adanya penumpukan antrian

“Permohonan maaf bagi para pembeli diluar galon atau pengisian BBM kendaran pribadi yang melihat pemandangan seperti itu yang terjadi, namun kami pihak SPBU selalu mengutamakan atau mengedepankan aturan dan bekerja secara profesional. Dan kami akan pastikan kinerja kami saat ini dan kedepan akan lebih baik lagi, dan kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait seperti para sopir dan pemilik kendaraan pribadi yang beraktivitas dalam pengisian BBM di lokasi SPBU kami,’ tutup Malingkas.
(Anky P)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *