.
Minahasa, Ketua Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Sulawesi Utara DR.Set Stephanus, SIK, MSi, selaku inspirator pertanian bagi para petani di Sulawesi Utara mengadakan pertemuan dengan para formulator dibidang pertanian dan praktisi pertanian guna memaksimalkan gerakan sulut menanam baik sebelum panen, olah tanah dan paskah panen. Guna meningkatkan ketahanan pangan. Menekan inflasi dan menekan gejolak pangan. Diharapkan para petani dalam proses, cara menanam dilakukan dengan penuh sukacita dan dapat dipahami bahwa bertani itu sebagai suatu perintah dari Tuhan sehinngga boleh mendapatkan hasil yang maksimal dalam menunjang program pemerintah untuk ketahanan pangan.
Hadir dalam temu bahas program untuk Gerakan Sulut Menanam yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara, dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Maret 2026 di sekertariat KTNA Sulawesi Utara di Kelurahan Tataaran Kecamatan Tondano Selatan Minahasa, para formulator sesuai bidangnya yakni: Stevro Rundengan, Frangklin Manitik, Prof. Devi Kemur, MS, Frans Utu Kawilarang, Ketua KTNA Minahasa Musa Lembong dan Ketua RAPI 03 Minahasa Bapak Rholly Korompis, ST.
Ketua KTNA Sulut Dr.Set Stephanus Lumowa, SIK menjelaskan: “Temu bahas program bersama ini adalah bentuk kepedulian kita kepada para petani nelayan agar hasilnya dapat dimaksimalkan dilaksanakan dengan rasa sukacita rasa syukur sehingga dapat menunjang program ketahanan pangan yang berkelanjutan, pelaksanaannya kita akan mulai dari tondano selatan dan kota Langowan sampai akan meluas di tanah minahasa ini”
Prof Devi Kemur, MS mengatakan: “Nanti dalam realisasi program secara bertahap dan berkelanjutan ini didampingi oleh para tenaga tenaga yang handal seperti para formulator bidang pertanian yang hadir saat ini” jelas salah satu pengurus KTNA Minahasa dan Sulawesi Utara juga sebagai Wakil Ketua Umum MKB Permesta.
Ketua KTNA Minahasa Musa Lembong menambahkan: “Kita memiliki kelompok kelompok tani yang banyak sebagai suatu kekuatan besar dalam mengglorifikasikan cara menanam yang baik dan akan didampingi oleh para penyuluh baik dari pemerintah maupun secara mandiri seperti para formulator ini, maka cara dan prosenya bertaninya akan lebih baik sehingga petani akan lebih maju dan jaya” sebut wakil ketua KTNA Sulawesi Utara ini memberi semangat.
#mdl#
