GAGAS PROGRAM BERKELANJUTAN, KTNA MINAHASA, MKB PERMESTA, RAPI O3 MINAHASA, DPD PERMESTA SULUT, GELAR PERTEMUAN BERSAMA.

Minahasa, Bertempat di Pieters Cafe end Resto Tondano Era Baru Kecamatan Tondano Barat, digelar pertemuan untuk membahas beberapa program bersama yang di gagas oleh Ketua Umum Majelis Keluarga Besar Permesta (MKBP) Bapak Philep Pantow, yang dihadiri oleh Ketua KTNA Minahasa Bapak Musa Lembong, Wakil Ketua Umum, Majelis Keluarga Besar Permesta Bapak Prof Devi Kemur, MS, Ketua DPD Permesta Bapak Frans Utu Kawilarang dan Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) 03 Minahasa Bapak Rholly Korompis, ST. Pada Sabtu, 14 Maret 2026.

Wakil Ketua Umum MKBP Prof Devi Kemur MS, menjelaskan kepada awak media: “Pertemuan saat ini digagas oleh pak ketua umum MKBP Bapak Philep Pantouw sebagai tindak lanjut dari pada pertemuan kemarin di manado, kami membahas beberapa program dibidang pertanian dan berkaitan dengan sosial kemasyarakatan, dan akan lebih dimantapkan lagi lewat tim kerja yang sudah dibentuk” ungkapnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Permesta Sulawesi Utara Bapak Frans Utu Kawilarang mengatakan: “Sudah dibentuk Tim kerja secara bersama oleh masing masing ketua yang nantinya akan lebih dimantapmatangkan lagi dalam pertemuan berikut dengan tim kerja yang sudah lengkap”. Jelas salah satu wakil ketua KTNA Sulawesi Utara ini.

Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia 03 Kabupaten Minahasa Bapak Rholly Korompis, ST, mengungkapkan:” Program yang kami bicarakan akan dikonsultasikan lagi dengan pimpinan pimpinan organisasi serta para pembina yang berkompoten, untuk bentuk program yang dibahas tadi, jadi akan ada pertemuan pertemuan selanjutnya” jelas pemilik usaha percetakan R3 Di kota Tondano.

Musa Lembong Ketua KTNA Minahasa, : “Program akan disampaikan lagi kepada ketua KTNA Sulawesi Utara Bapak Dr.Set Staphanus Lumowa, SIK, MSi nanti malam di Mabes Sekertariat bersama di Kelurahan Tataaran Kecamatan Tondano Selatan, untuk menjadi rekomendasi kami dalam pertemuan selanjutnya”, Jelas Ketua Apmikindo Kabupaten Minahasa.
#mdl#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *